Liputan perdana ikasmanco.com untuk halaman profil alumni pada minggu ini akan menampilkan seorang alumni yang sukses meniti karir dari bawah sebagai seorang security (satpam) dan sekarang menjadi Head of HCTD – SFS di PT Virtus Facility Services, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Perjalanan sukses meniti karir dari bawah hingga mencapai puncak tidaklah mudah. Liku-liku perjuangan, kerja keras serta konsistensi serta kesabaran berbuah prestasi dan hasil yang mengagumkan.

Huda Ikhwanudin, S.Sos. MH, ICPS (Head of Human Capital Development Security di PT Virtus Facility)

Melalui pesan singkat di aplikasi whatsapp, admin mencoba menghubungi mas Huda untuk melakukan wawancara singkat untuk tampilan halaman profil alumni di Ikasmanco.com. Menakjubkan, disela-sela kesibukannya beliau bersedia meluangkan waktu untuk menceritakan perjalanan hidup dan karirnya serta pesan-pesan menggugah untuk adik-adik dan alumni yang lain. Setelah disepakati, akhirnya mas Huda akan mengirimkan tulisan tentang riwayat hidup dan karir kepada admin Ikasmanco.com.

Berikut adalah rangkuman penuturan mas Huda melalui surat elektronik yang disampaikan kepada admin ikasmanco.com:

 

Huda Ikhwanudin, S.Sos, MH, ICPS, atau yang lebih akrab di panggil mas Huda adalah alumni SMA N 1 Comal tahun 1996, (3.Sosial.1). Mas Huda merupakan anak ke empat dari tujuh bersaudara dari pasangan Bapak Slamet Ichwan (alm) dan Ibu Sri Rahayu dari dusun Posongan, Purwoharjo Kecamatan Comal. Pria kelahiran,25 Mei 1978 ini, dalam kepengurusan Ikasmanco periode 2020-2023 merupakan Ketua Bidang Organisasi Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Comal (Ikasmanco).

Mas Huda menghabiskan masa kecil hingga remaja di kota kelahirannya, tepatnya di belakang Pegadaian Comal (area Pasar Comal). Mas Huda bercerita bagaimana masa kecil dan remajanya “mengakrabkan diri” dengan kehidupan pasar dan jalanan di sekitar Pasar Comal. “Dari jualan es hingga menjadi tukang parkir, sudah pernah aku jalani”, tutur mas Huda.

Meskipun saat itu berjualan es dan menjadi tukang parkir, namun dia selalu bersyukur dan menjaga api semangat untuk selalu maju. Rasa syukur dan semangat yang tak mudah pudar itu terlihat dari lancarnya pendidikannya dari SD hingga jenjang sekolah menengah. Mas Huda lulus dari sekolah dasar di SD Purwoharjo 6, pada tahun 1990.
Kemudian melanjutkan sekolah di SMP Negeri 2 Comal dan pendidikan terakhirnya dikota Comal adalah di SMA Negeri 1 Comal dan lulus tahun 1996.

Baca Juga  Pembenahan Organisasi IKASMANCO

Mas Huda sebenarnya tergolong siswa berprestasi di SMANCO, namun karena keterbatasan biaya dia tidak bisa melanjutkan studinya di perguruan tinggi pada saat itu. “Jelek-jelek begini saya rangking 1 di kelas saya, 3.IPS.1”, ungkap Huda kepada ikasmanco.com.

Dari prestasi belajarnya, sebenarnya mas Huda bisa diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes melalui penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) saat itu. Namun karena ketiadaan biaya, dia memutuskan untuk merantau dan bekerja menjadi buruh pabrik mengikuti kakak-kakaknya di Bekasi. “Karena ditinggal bapak sejak kelas satu, saya tidak punya biaya untuk kuliah, akhirnya saya memutuskan untuk bekerja mengikuti kakak saya di Bekasi” tutur mas Huda.

Photo Awal Jadi Satpam 1999

Menjadi buruh pabrik di Bekasi dijalani mas Huda selama 3 tahun. Waktu yang singkat di Bekasi, tidak banyak yang diceritakan mas Huda kepada Ikasmanco.com. Dia hanya menuturkan selepas menjadi buruh pabrik, kemudian berkarir menjadi Satuan Pengamanan (SATPAM) di salah satu perusahaan di Indramayu, Jawabarat. Tercatat dari tahun 1999 hingga 2002, mas Huda menjadi SATPAM disana, walaupun pada akhirnya memutuskan berhenti karena harus mengikuti istri yang tinggal di Jakarta. Usai menjadi SATPAM di Indramayu dan pindah ke Jakarta, mas Huda akhirnya melamar pekerjaan menjadi SATPAM di Jakarta. “Karena pengalaman terakhir bekerja sebagai SATPAM, saya melamar kerja sebagai seorang SATPAM” ujar mas Huda kepada kami.

 

Akhirnya karir menjadi SATPAM di Jakarta pun mas Huda jalani dari awal pada tahun 2002 hingga tahun 2010. Tercatat mas Huda pernah menjadi SATPAM di JW Marriott Hotel, The Red Top Hotel sampai dengan The Ritz Carlton Jakarta. Bekerja di hotel-hotel berbintang di Jakarta banyak kenangan dan juga berinterakti dengan artis maupun tokoh-tokoh nasional dan internasional.” saya pernah berinteraksi dengan Artis-artis papan atas Indonesia seperti Agnes Monica, Bams Samson, Krisdayanti dan lainnya” tutur mas Huda. “Kalo tokoh internasional ada Zinedine Zidane, Presiden Korea, Pangeran Arab dan Presiden Rusia” tambah mas Huda.

Bahkan di tempatnya bekerja ia juga bisa berinteraksi dengan para pejabat pemerintahan dari presiden hingga menteri-menteri dan anggota DPR. Namun pengalaman yang membuatnya banyak belajar adalah saat The Ritz Carlton tempatnya bekerja di Bom pada tahun 2009.

Banyak hikmah dan pelajaran yang mas Huda ambil dari perjalanan karirnya sebagai SATPAM di hotel berbintang. Ia menceritakan tentang seluk beluk menjadi seorang SATPAM yang profesional. ” Menjalani profesi sebagai Satpam memang harus benar-benar profesional, karena seseorang yang berkarir sebagai Satpam bisa maju dan berkembang” tutur mas Huda menjelaskan.

Baca Juga  Pembenahan Organisasi IKASMANCO

Ia juga menepis persepsi sebagian kalangan, bahwa seorang satpam orang yang hanya mampu “berseragam satpam”,  dengan segala tugas pokok dan fungsinya. “Satpam juga bisa berseragam jas dan berdasi, harus mampu berbahasa asing dan mampu mengoperasikan komputer, gagah pokoknya” Tandas mas Huda.

Wisuda S2 Magister Hukum di UPN Jakarta : 2016

Berkat dukungan dari sang istri, mulai tahun 2002 mas Huda melanjutkan kuliah, sesuai cita citanya sejak SMA. Karena harus bekerja, ia mengambil kuliah yang tidak regular atau bisa fleksibel. Akhirnya ia mengambil kuliah di Universitas Terbuka, Jurusan Ilmu Komunikasi dan Lulus Tahun 2006.

Sejak lulus Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka itu, Karir didunia Satpam terus berkembang. Dari menjadi Instruktur, Operation Manager sampai dengan Senior Manager di PT ISS Indonesia dan sekarang menjadi Head Of Human Capital di PT Virtus Facility Services, yang masih bergerak di bidang satpam (Security). “Berkah berkarir di dunia Satpam saya sudah berkeliling ke Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali bahkan sampai Singapura” tutur mas Huda menambahkan.

Belum puas dengan pencapaian studinya, mas Huda memutuskan untuk melanjutkan studinya pada Magister Hukum di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Jakarta.”Alhamdulillah tahun 2016 saya menyandang gelar Magister Hukum di UPN Jakarta dan tahun 2020, saya bisa mengikuti berbagai pelatihan untuk pelatih dan juga pemantapan nilai-nilai kebangsaan di Lemhanas Republik Indonesia”, kata mas Huda bersemangat.

Selain itu ada hal yang membuat mas Huda sangat berbahagia karena pada tahun 2018, Ia bisa berangkat UMROH bersama Ibu dan Istri tercinta.

Umroh dengan Istri dan Ibu :2018

Demikian poin-poin yang mas Huda ceritakan kepada admin ikasmanco.com untuk memotivasi rekan-rekan alumni dan juga adik-adik yang masih bersekolah di SMA Negeri 1 Comal tentang perjalanan hidup serta karirnya.

Diakhir kesempatan mas Huda berpesan agar adik-adik atau alumni yang lain untuk selalu bersemangat, bersyukur dan tidak mudah putus asa. “Ayo Semangat Kesuksesan bukan masalah harta dan jabatan, tapi kemauan dan rasa syukur kepada Allah SWT” pesan mas Huda. “Jangan mengeluh karena kekurangan kita, yakinlah Allah SWT pasti menciptkan mahluknya dengan suatu kelebihan” Tandas mas Huda diakhir kesempatan. (mus’97)

Foto lain :

Syuting di JakTV 2015 : mewakili Satpam Bersama Dirbinmas Polda Metro Jaya